MAN 1 Manggarai (Kemenag) --- Semangat untuk terus berprestasi tidak surut meskipun Kabupaten Manggarai masih berada dalam masa pemulihan pascagempa bumi. Sebanyak 18 siswa MAN 1 Manggarai tetap menunjukkan tekad dan kesiapan untuk berkompetisi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Manggarai, Senin (7/9/2026).

Pelaksanaan OMI 2026 Tingkat Kabupaten Manggarai berlangsung di halaman MAN 2 Manggarai dengan memanfaatkan tenda darurat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Kondisi tersebut menjadi bagian dari situasi tanggap darurat yang masih berlangsung setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya.

Sebelum mengikuti kompetisi, ke-18 siswa utusan MAN 1 Manggarai terlebih dahulu mempersiapkan diri di tenda pengungsian dengan kondisi yang serba terbatas. Keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan semangat mereka untuk belajar dan mempersiapkan kemampuan terbaik.

Persiapan kemudian dilanjutkan dengan bimbingan bersama guru pembimbing di lingkungan madrasah. Para siswa mendapatkan penguatan materi, arahan, serta motivasi agar dapat tampil percaya diri dan memberikan hasil terbaik dalam setiap bidang yang diikuti.

Kepala MAN 1 Manggarai, Fetosarif Nggapang, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh siswa yang telah menunjukkan semangat belajar dan keberanian untuk tetap berkompetisi di tengah kondisi yang tidak mudah.

Menurutnya, situasi pascagempa bukan alasan untuk menghentikan langkah siswa dalam mengejar prestasi. Justru, kondisi tersebut menjadi momentum untuk membangun ketangguhan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah.

“Kondisi boleh terbatas, tetapi semangat untuk belajar dan berprestasi tidak boleh terbatas. Tetaplah percaya pada kemampuan diri, berjuang dengan sungguh-sungguh, dan tunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi,” pesan Fetosarif kepada para siswa.

Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti kompetisi dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan OMI sebagai pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan akademik dan karakter.

Keikutsertaan 18 siswa MAN 1 Manggarai dalam OMI 2026 menjadi bukti bahwa semangat pendidikan dan prestasi tetap hidup di tengah situasi tanggap darurat. Dari ruang belajar yang terbatas hingga tenda darurat tempat kompetisi berlangsung, para siswa terus menunjukkan bahwa proses untuk meraih prestasi harus tetap berjalan.

OMI 2026 pun tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran tentang ketangguhan, keberanian, disiplin, dan pantang menyerah bagi para peserta didik.

MAN 1 Manggarai berharap seluruh peserta dapat memberikan kemampuan terbaik, memperoleh pengalaman berharga, dan membawa semangat prestasi untuk terus bertumbuh di lingkungan madrasah. (HF)