MAN 1 MANGGARAI --- Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Timur Karyanto, mengunjungi wilayah Reo, Kabupaten Manggarai, sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga besar Kementerian Agama yang terdampak bencana gempa. Sabtu, (22/08/2026).

Kunjungan tersebut mempertemukan seluruh unsur di bawah naungan Kementerian Agama zona Reok dan Reok Barat, mulai dari MAN, MTs, MIN, RA, KUA, serta satuan kerja lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil menyampaikan penguatan, motivasi, dan dukungan kepada seluruh keluarga besar Kementerian Agama yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Dalam sambutannya, Karyanto, menyampaikan bahwa bencana telah membawa duka, penderitaan, dan berbagai pergumulan. Untuk memulihkan semua keadaan tersebut tentu dibutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun, di tengah situasi yang sulit, rasa syukur harus tetap dipelihara karena seluruh keluarga besar Kementerian Agama masih dapat berkumpul dan bertemu dalam keadaan selamat.

“Berita baiknya adalah kita masih hadir di tempat ini dalam keadaan baik,” menjadi salah satu pesan penguat yang disampaikan Kakanwil

Ia mengajak seluruh peserta yang hadir untuk tetap kuat dan optimis. Setiap masalah, menurutnya, memiliki hikmah dan makna bagi kehidupan. Karena itu, semua pihak diajak untuk bersama-sama berdoa, saling menguatkan, dan membangun kembali harapan untuk melanjutkan kehidupan ke depan.

Kakanwil juga menyampaikan bahwa dampak gempa dirasakan cukup parah di sejumlah wilayah, seperti Ende, Nagekeo, hingga Riung. Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak untuk semakin merefleksikan kehidupan serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Lebih lanjut, Karyanto menegaskan bahwa hal pertama dan utama dalam situasi bencana adalah keselamatan. Seluruh masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti arahan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.

Terkait kondisi gedung dan tempat tinggal yang terdampak, masyarakat juga diharapkan tetap sabar menunggu peninjauan dari pihak terkait, khususnya instansi teknis yang akan melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan bangunan.

Dalam perjalanan menuju lokasi, rombongan Kakanwil juga menyaksikan secara langsung dampak bencana di sejumlah titik. Batu-batu besar yang berada di tengah jalan menjadi salah satu gambaran kondisi yang dihadapi masyarakat pascabencana. Oleh karena itu, seluruh masyarakat kembali diingatkan untuk tetap waspada dan selalu mengutamakan keselamatan.

Pada kesempatan tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT juga membawa tali kasih dan bantuan dari berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga besar Kementerian Agama yang terdampak bencana.

Setelah menyampaikan sambutan dan menyerahkan bantuan, Karyanto, melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung sejumlah satuan kerja yang terdampak. Salah satunya adalah MAN 1 Manggarai, di mana Kakanwil meninjau kondisi gedung dan ruang-ruang kelas yang terkena dampak gempa.

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Kementerian Agama dalam mendampingi dan menguatkan masyarakat yang terdampak bencana. Dalam pesan penutupnya, Kakanwil kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kepedulian.

Agama itu menyatukan, bukan memisahkan. Penderitaan sesama adalah penderitaan kita bersama.

Melalui semangat kebersamaan, seluruh keluarga besar Kementerian Agama diharapkan dapat terus saling menguatkan, menjaga keselamatan, dan tetap optimis menghadapi masa pemulihan. Dari tengah duka dan berbagai keterbatasan, harapan untuk bangkit dan membangun kehidupan yang lebih baik harus terus dijaga bersama.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut yakni Ketua Tim Kerja Umum pada Bagian Tata Usaha Kantor  Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur  Yosep Wilhelmus Pulo Lengari, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Manggarai Pontius Mudin, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Manggarai Timur Anselmus Panggabean, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Manggarai Marcelinus Masri dan beberpa Kepala Madrasah (Irma Hutabarat)