MAN 1 Manggarai (Kemenag) --- Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Manggarai, Fetosarif Nggapang, secara resmi membuka pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 pada Senin, 26 Oktober 2026, bertempat di halaman MAN 1 Manggarai. Sebanyak 103 murid MAN 1 Manggarai mengikuti TKA tahun ini yang pelaksanaannya dibagi ke dalam dua gelombang.
Pembukaan kegiatan berlangsung di tengah keterbatasan sarana dan prasarana madrasah yang masih menggunakan tenda darurat pascagempa. Meskipun demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat madrasah untuk menyelenggarakan kegiatan evaluasi akademik bagi para murid secara tertib dan optimal.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Manggarai, Fetosarif Nggapang, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Salah satu perbedaan yang paling menonjol adalah kondisi tempat pelaksanaan yang masih memanfaatkan tenda darurat akibat dampak gempa bumi.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas bukan menjadi penghalang bagi madrasah untuk terus memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada murid. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan TKA dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab.
“Pelaksanaan TKA tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena kita melaksanakannya di tengah berbagai keterbatasan, termasuk dengan memanfaatkan tenda darurat. Namun, kondisi ini tidak boleh mengurangi semangat kita untuk terus belajar dan berusaha memberikan yang terbaik,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Fetosarif menjelaskan bahwa terdapat penyesuaian dalam pelaksanaan TKA tahun ini, khususnya pada jumlah soal dan waktu pengerjaan. Jika pada tahun sebelumnya jumlah soal mencapai 30 butir, tahun ini jumlahnya menjadi 25 butir. Waktu pengerjaan juga ditambah sehingga peserta diharapkan memiliki kesempatan yang lebih memadai untuk memahami dan menyelesaikan soal dengan baik.
Ia mengingatkan para peserta agar memanfaatkan waktu yang tersedia secara efektif, membaca setiap soal dengan cermat, serta mengerjakan seluruh soal sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Kepala madrasah juga menekankan pentingnya TKA sebagai salah satu instrumen yang dapat mendukung murid dalam mempersiapkan masa depan pendidikan dan karier mereka. Hasil TKA dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi maupun sebagai dokumen pendukung untuk kebutuhan tertentu di dunia kerja, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, peserta TKA akan memperoleh sertifikat yang dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung dalam proses seleksi pendidikan lanjutan dan kebutuhan lainnya sesuai dengan persyaratan masing-masing lembaga.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti TKA dengan serius dan penuh tanggung jawab. Ia berharap hasil yang diperoleh nantinya dapat menjadi gambaran kemampuan akademik murid sekaligus memberikan manfaat bagi perencanaan pendidikan mereka setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah.
Pelaksanaan TKA Tahun 2026 di MAN 1 Manggarai dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 2–5 November 2026. Pembagian ini dilakukan agar pelaksanaan tes dapat berjalan dengan tertib dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Pada kesempatan yang sama, Fetosarif turut menyampaikan pesan kepada murid kelas X dan XI agar tetap menjaga suasana madrasah yang kondusif selama pelaksanaan TKA berlangsung. Ia menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi murid yang tidak mengikuti tes harus tetap berjalan seperti biasa.
Ia mengimbau seluruh murid untuk menjaga ketenangan, mematuhi tata tertib madrasah, dan saling mendukung agar peserta TKA dapat berkonsentrasi selama mengerjakan soal. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan madrasah membutuhkan kerja sama dan kesadaran seluruh warga madrasah.
Pembukaan TKA Tahun 2026 ini menjadi bagian dari komitmen MAN 1 Manggarai untuk terus menyelenggarakan pendidikan dan evaluasi akademik di tengah proses pemulihan pascagempa. Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, madrasah berharap seluruh peserta dapat mengikuti tes dengan lancar serta memperoleh hasil terbaik sebagai bekal melanjutkan pendidikan dan merencanakan masa depan.
MAN 1 Manggarai terus berkomitmen menjaga keberlangsungan pendidikan, meskipun di tengah keterbatasan, demi mewujudkan generasi yang unggul, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.